Hari pertama dari tantangan #30 Hari Buka Bisnis. Ini adalah saat semuanya dimulai. Rasanya seperti memulai perjalanan jauh yang penuh harapan dan tantangan, tetapi juga dengan keyakinan bahwa setiap langkah yang kita ambil punya makna besar. Ini adalah titik di mana kita bertanya pada diri sendiri, Kenapa?

Day-1 | 1 Maret 2025
Kenapa bisnis ini harus ada? Apa yang membuatnya berbeda dan penting? Kita nggak bisa hanya berbisnis karena ikut-ikutan atau melihat orang lain berhasil.
Harus ada alasan yang kuat!
Ya, alasan yang mengakar, yang membuat kita tetap bersemangat meski rintangan datang menghadang. Karena tanpa itu, kita bisa gampang terhenti di tengah jalan.
Visi Misi
Saya percaya bahwa setiap bisnis harus dimulai dari niat untuk memberi manfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
Bisnis bukan hanya soal uang atau keuntungan.
Lebih dari itu, bisnis adalah cara kita berinovasi, memberikan solusi, dan berkolaborasi dengan orang-orang hebat.
Makanya, penting untuk memahami apa yang ingin kita capai dan siapa yang ingin kita bantu.
What’s the bigger picture?
Ada Yang Spesial
Hari ini, 1 Maret 2025, terasa sangat spesial.
Selain bertepatan dengan awal bulan, hari ini juga menjadi awal Ramadhan 1446 H, bulan penuh berkah yang saya dan umat Muslim sedunia sambut dengan penuh syukur.
Ramadhan bukan hanya waktu untuk berpuasa, tapi juga untuk refleksi diri, memperbaiki niat, dan memulai sesuatu yang lebih bermakna.
Jadi, tak hanya sebagai awal bulan atau kalender bisnis, 1 Maret ini saya jadikan sebagai tonggak awal perjalanan saya membangun bisnis ini, sekaligus menjadi titik balik dari segala kegiatan positif yang ingin saya jalankan.
Dengan semangat Ramadhan yang penuh pengendalian diri dan keberkahan, saya ingin setiap langkah di tantangan 30 hari membangun bisnis ini tidak hanya tentang tujuan bisnis, tapi juga tentang memberikan dampak yang lebih besar bagi orang lain.
Cuman, saya tahu diri lah, jangan muluk-muluk diri dulu di awal. Maksudnya jangan karena gara-gara terlalu semangat di awal, jadi overthinking di kemudian hari karena ingin terlalu perfect segala sesuatunya.
Bismillah saja dulu, mulai dari apa yang saya bisa, sesuai kapasitas diri.
Last words..
Setiap keputusan yang saya ambil akan menjadi bagian dari perjalanan yang bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk memberi manfaat bagi banyak orang.
Maka dari itu, hari pertama ini bukan sekadar menulis visi bisnis atau menetapkan tujuan. Ini adalah langkah pertama menuju perjalanan spiritual dan bisnis yang lebih terarah.
Karena jika kita bisa menemukan jawabannya dengan tulus—Kenapa bisnis ini harus ada?—maka setiap langkah yang kita ambil akan menjadi lebih bermakna, baik untuk diri kita maupun orang-orang yang kita bantu.
Kita baru saja memulai, dan semuanya dimulai hari ini.
